Ticker

6/recent/ticker-posts

Pengertian Kabel Fiber Optik, Jenis, Komponen, Prinsip Kerja, Kelebihan dan Kekurangan

Dalam suatu jaringan komputer terdapat beberapa komponen pendukung seperti host/komputer pengguna, server, switch beserta kabel sebagai penghubung dan menyalurkan data. Sampai saat ini terdapat beberapa jenis kabel yang biasanya digunakan dalam instalasi jaringan komputer seperti kabel Coaxial dan Twisted.

Untuk 2 jenis kabel tersebut mungkin yang paling banyak digunakan dari dulu hingga saat ini. Namun seiring kemajuan zaman, masyarakat menginginkan akses kecepatan yang lebih tinggi serta kemampuan transfer data lebih maksimal. Sebenarnya kabel Coaxial dan Twisted sudah cukup memenuhi standard namun tentunya perlu adanya inovasi terbaru dengan berbagai macam kelebihan.

Kecepatan akses yang tinggi dalam suatu jaringan pastinya menjadi hal yang paling dicari terutama untuk keperluan browsing di internet. Hal inilah yang melatarbelakangi kemunculan kabel Fiber Optik dan dalam sekejap langsung mendapatkan tempat tersendiri di masyarakat.

Dalam artikel kali ini kami akan menjelaskan lebih dalam mengenai kabel Fiber Optik, meliputi Pengertian Kabel Fiber Optik, Jenis, Komponen, Prinsip Kerja, Kelebihan dan Kekurangan.

Pengertian Fiber Optik


Berbeda dari kabel lain yang membawa listrik, kabel Fiber Optik adalah jenis kabel yang berfungsi mengubah sinyal listrik menjadi cahaya dan mengalirkannya dari satu ke titik yang lain. Bahan utama dari kabel jenis Fiber Optik ini adalah dari serat kaca dan plastik yang sangat halus, bahkan lebih halus dari sehelai rambut manusia. Beda halnya dari kabel lain yang memakai bahan dari tembaga.

Terdapat 2 jenis mode transmisi yakni Single Mode yang memanfaatkan sinar laser sebagai media transmisinya dan Multi Mode yang menggunakan media LED. Biasanya jenis kabel Fiber Optik ini lebih sering dipakai pada suatu instalasi jaringan dengan kelas menengah hingga atas.

Komponen-Komponen di Dalam Kabel Fiber Optik (Serat Optik)


Di dalam kabel fiber optik terdiri dari beberapa komponen yang memiliki fungsinya masing-masing, diantaranya yaitu:

Bagian Inti (Core)

Bagian inti dari kabel fiber optik terbuat dari bahan kaca yang berdiameter sangat kecil sekitar 2μm hingga 5μm. Serta optik yang berdiameter lebih besar memiliki performa yang lebih baik dan lebih stabil.

Bagian Cladding

Yang kedua ada bagian cladding, yaitu bagian pelindung yang menyelimuti atau membungkus bagian serat optik, dan umumnya ukuran bagian cladding berdiameter 5μm hingga 250μm. Bagian cladding terbuat dari bahan silikon, selain berfungsi sebagai pelindung bagian inti, cladding juga bertugas sebagai pemandu gelombang cahaya yang merefleksikan semua cahaya tembus kembali ke bagian inti.

Bagian Coating atau Buffer

Bagian coating atau buffer berfungsi sebagai mantel dari fiber optik yang bahannya berbeda dari bagian cladding dan bagian inti. Lapisan coating atau buffer terbuat dari bahan plastik elastis. Fungsi utama bagian ini adalah untuk melindungi kabel serat optik dari gangguan fisik, seperti kelembaban udara dalam kabel, hingga lengkungan yang mungkin terjadi pada kabel.

Bagian Strength Member dan Outer Jacket

Bagian ini adalah bagian terluar serat optik yang fungsinya melindungi kabel fiber optik dari berbagai gangguan fisik secara langsung.

Cara Kerja Fiber Optik

Sebelumnya sudah sempat dijelaskan bahwa kabel Fiber Optik tidak mengalirkan listrik namun cahaya. Listrik yang diperoleh dikonversikan menjadi sinyal cahaya dan dialirkan antar komputer yang terhubung dalam suatu jaringan skala besar. Hal ini menjadikan kabel Fiber Optik sangat cocok digunakan pada wilayah dengan banyaknya gangguan elektromagnetik.

Jika pada kabel Coaxial atau Twisted panjangnya kabel seringkali menjadi penghambat namun hal ini tidak berlaku bagi kabel Fiber Optik. Bahan baku yang terbuat dari serat kaca murni mampu membawa cahaya untuk mentransmisikan data secara terus menerus tanpa menghiraukan panjangnya kabel yang digunakan.

Intinya di dalam kabel Fiber Optik menggunakan cara kerja dengan memanfaatkan cermin untuk menghasilkan total internal reflection atau bahasa umumnya adalah refleksi total pada bagian serat kaca.

Jenis-Jenis Kabel Serat Optik

Fiber Optic Single Mode

Kabel serat optik jenis ini adalah kabel jaringan optik yang mempunyai transmisi tunggal, jadi penyebaran cahaya hanya melalui satu inti dalam satu waktu. Umumnya inti kabel serat optik single mode berdiameter 9μm (mikrometer) yang digunakan untuk mentransmisikan gelombang cahaya dari infrared dengan panjang gelmbang 1300 nm – 1550 nm (nanometer).

Fiber Optic Multimode

Kabel serat optik jenis ini adalah kabel jaringan optik yang dapat mentransmisikan banyak cahaya dalam satu waktu bersamaan, karena ukuran inti yang besar sekitar 625 μm (mikrometer). Umumnya jenis kabel optik multimode digunakan untuk keperluan komersial. Serat optik jenis ini mengirimkan cahaya inframerah yang memiliki panjang 850 nm – 1300 nm (nanometer).

Kelebihan dan Kekurangan Kabel Fiber Optik

Berikut ini kelebihan dan kekurangan dalam penggunaan kabel serat optik.

  • Kelebihan Fiber Optik

  • Jenis kabel Fiber Optik ini memiliki kemampuan mengantarkan data dengan kapasitas besar serta jarak transmisi yang sangat jauh. Dengan kapasitas Gigabyte per detik maka memberikan kebebasan bagi perusahaan – perusahaan internet dan telepon memilih bandwith tinggi.
  • Meskipun memiliki kemampuan yang besar bentuk fisik dari kabel ini lebih kecil jika dibandingkan dengan jenis lain karena bahannya dari serat kaca dan plastik. Hal ini memungkinkan tersedianya ruang yang cukup besar.
  • Karena tidak menggunakan arus listrik kabel Fiber Optik ini bebas dari gangguan sinyal elektromagnetik, sinyal radio, serta mempunyai ketahanan yang cukup kuat juga sehingga banyak digunakan perusahaan – perusahaan besar.
  • Meskipun memiliki kecepatan akses yang tinggi namun tetap kemungkinan hilangnya data sangatlah rendah, jadi anda tidak perlu mengkhawatirkan validitas data.
  • Karena tidak menggunakan listrik maka kemungkinan adanya konsleting juga tidak akan terjadi, jadi dalam hal keamanan juga sangat terjamin.

Kekurangan Fiber Optik
  • Kekurangan terbesar dari kabel Fiber Optik adalah harganya yang cukup tinggi, hal ini sangatlah wajar mengingat bahan – bahan yang digunakan serta pemasangannya. Oleh sebab itu pengguna kabel jenis bukanlah sembarangan melainkan perusahaan atau penyedia jasa komunikasi yang memang menginginkan akses lebih cepat.
  • Selain memakan biaya besar pada saat pemasangan, untuk perawatan Fiber Optik pun juga memerlukan biaya yang tidak sedikit melihat alat – alat yang digunakan juga tidaklah murah.
  • Perhatikan juga penempatan kabel Fiber Optik, biasanya dipasang pada jalur yang berbelok atau yang memiliki sudut melengkung agar proses berjalannya gelombang bisa lebih lancar atau tidak terhambat.

Post a Comment

0 Comments